Apa tujuan dari informasi perlu diamankan? jelaskan
dan beri contoh
Tujuan utama informasi perlu diamankan adalah untuk
melindungi kerahasiaan,integritas dan ketersediaan informasi.Keamanan informasi
memproteksi informasi dari ancaman yang luas untuk memastikan kelanjutan usaha,
memperkecil rugi perusahaan dan memaksimalkan laba atas investasi dan
kesempatan usaha. Manajemen sistem informasi memungkinkan data untuk
terdistribusi secara elektronis,sehingga diperlukan sistem untuk memastikan
data telah terkirim dan diterima oleh user yang benar.Sangat pentingnya nilai
sebuah informasi menyebabkan seringkali informasi diinginkan hanya boleh
diakses oleh orang-orang tertentu.Jatuhnya informasi ke tangan pihak lain
(misalnya pihak lawan pengusaha perusahaan) dapat menimbulkan kerugian bagi
pemilik informasi.
Contohnya : Banyak informasi dalam sebuah perusahaan
yang hanya diperbolehkan diketahui oleh orang-orang tertentu di dalam
perusahaan tersebut, seperti misalnya informasi tentang produk yang sedang
dalam development, dan teknik-teknik yang digunakan untuk menghasilkan produk
tersebut. Untuk itu keamanan dari sistem informasi yang digunakan harus
terjamin dalam batas yang dapat diterima oleh perusahaan tersebut
Apa yang dilakukan oleh manager bila informasi akurat,
tidak aman, dan relevan?
Yang harus dilakukan oleh Manajer adalah bila informasi
akurat menjadi tidak aman dan relevan yaitu para manager akan langsung sigap
menindak lanjutinya dengan cara membuat aspek privacy atau confidentiality
. dimana usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
Selain itu juga melakukan tindakan seperti dengan cara evakuasi kembali
informasi yang di dapat agar informasi tersebut dapat di ralat apabila ada
terjadi informasi yang tidak akurat. Jika informasi yang di dapat tidak dapat
di pakai,maka Manajer harus mencari informasi yang benar-benar up to
date,akurat,relevan dan terjaga keamanannya.
Bagaimana tahapan2 dalam mengamankan informasi ?
Jelaskan
Pada umumnya, pengamanan dapat dikategorikan menjadi
dua jenis: pencegahan (preventif) dan pengobatan (recovery). Usaha pencegahan
dilakukan agar sistem informasi tidak memiliki lubang keamanan, sementara
usaha-usaha pengobatan dilakukan apabila lubang keamanan sudah dieksploitasi.
- Mengatur akses (Access Control)
Salah satu cara yang umum digunakan untuk mengamankan
informasi adalah dengan mengatur akses ke informasi melalui mekanisme
“authentication” dan “access control”. Implementasi dari mekanisme ini antara
lain dengan menggunakan “password”.
- Menutup servis yang tidak digunakan
Seringkali sistem (perangkat keras dan/atau perangkat
lunak) diberikan dengan beberapa servis dijalankan sebagai default. Sebagai
contoh, pada sistem UNIX servis-servis berikut sering dipasang dari vendornya:
finger, telnet, ftp, smtp, pop, echo, dan seterusnya. Servis tersebut tidak
semuanya dibutuhkan. Untuk mengamankan sistem, servis yang tidak diperlukan di
server (komputer) tersebut sebaiknya dimatikan.
- Memasang Proteksi
Untuk lebih meningkatkan keamanan sistem informasi,
proteksi dapat ditambahkan. Proteksi ini dapat berupa filter (secara umum) dan
yang lebih spesifik adalah firewall. Filter dapat digunakan untuk memfilter
e-mail, informasi, akses, atau bahkan dalam level packet.
- Firewall
Firewall merupakan sebuah perangkat yang diletakkan
antara Internet dengan jaringan internal. Informasi yang keluar atau masuk
harus melalui firewall ini. Tujuan utama dari firewall adalah untuk menjaga
(prevent) agar akses (ke dalam maupun ke luar) dari orang yang tidak berwenang
(unauthorized access) tidak dapat dilakukan.
- Pemantau adanya serangan
Sistem pemantau (monitoring system) digunakan untuk
mengetahui adanya tamu tak diundang (intruder) atau adanya serangan (attack).
Nama lain dari sistem ini adalah “intruder detection system” (IDS). Sistem ini
dapat memberitahu administrator melalui e-mail maupun melalui mekanisme lain
seperti melalui pager.
- Pemantau integritas system
Pemantau integritas sistem dijalankan secara berkala
untuk menguji integratitas sistem. Salah satu contoh program yang umum
digunakan di sistem UNIX adalah program Tripwire. Program paket Tripwire dapat
digunakan untuk memantau adanya perubahan pada berkas.
- Audit: Mengamati Berkas Log
Segala (sebagian besar) kegiatan penggunaan sistem
dapat dicatat dalam berkas yang biasanya disebut “logfile” atau “log” saja.
Berkas log ini sangat berguna untuk mengamati penyimpangan yang terjadi.
Kegagalan untuk masuk ke sistem (login), misalnya, tersimpan di dalam berkas
log. Untuk itu para administrator diwajibkan untuk rajin memelihara dan
menganalisa berkas log yang dimilikinya
- Backup secara rutin
Seringkali tamu tak diundang (intruder) masuk ke dalam
sistem dan merusak sistem dengan menghapus berkas-berkas yang dapat ditemui.
Jika intruder ini berhasil menjebol sistem dan masuk sebagai super user
(administrator), maka ada kemungkinan dia dapat menghapus seluruh berkas.
- Penggunaan Enkripsi untuk meningkatkan keamanan
Salah satau mekanisme untuk meningkatkan keamanan
adalah dengan menggunakan teknologi enkripsi. Data-data yang anda kirimkan
diubah sedemikian rupa sehingga tidak mudah disadap. Banyak servis di Internet
yang masih menggunakan “plain text” untuk authentication, seperti penggunaan
pasangan userid dan password. Informasi ini dapat dilihat dengan mudah oleh
program penyadap atau pengendus (sniffer).
- Keamanan Server WWW
Keamanan server WWW biasanya merupakan masalah dari
seorang administrator. Dengan memasang server WWW di sistem anda, maka anda
membuka akses (meskipun secara terbatas) kepada orang luar. Apabila server anda
terhubung ke Internet dan memang server WWW anda disiapkan untuk publik, maka
anda harus lebih berhati-hati sebab anda membuka pintu akses ke seluruh dunia.
- Membatasi akses melalui Kontrol Akses
Sebagai penyedia informasi (dalam bentuk
berkas-berkas), sering diinginkan pembatasan akses. Misalnya, diinginkan agar
hanya orang-orang tertentu yang dapat mengakses berkas (informasi) tertentu.
Pada prinsipnya ini adalah masalah kontrol akses.
- Proteksi halaman dengan menggunakan password
Salah satu mekanisme mengatur akses adalah dengan
menggunakan pasangan userid (user identification) dan password. Untuk server
Web yang berbasis Apache[6], akses ke sebuah halaman (atau sekumpulan berkas
yang terletak di sebuah directory di sistem Unix) dapat diatur dengan
menggunakan berkas “.htaccess”.
- Mengetahui Jenis Server
Informasi tentang web server yang digunakan dapat
dimanfaatkan oleh perusak untuk melancarkan serangan sesuai dengan tipe server
dan operating system yang digunakan.
- Keamanan Program CGI
Common Gateway Interface (CGI) digunakan untuk
menghubungkan sistem WWW dengan software lain di server web. Adanya CGI
memungkinkan hubungan interaktif antara user dan server web.
- Keamanan client WWW
Dalam bagian terdahulu dibahas masalah yang
berhubungan dengan server WWW. Dalam bagian ini akan dibahas masalah-masalah
yang berhubungan dengan keamanan client WWW, yaitu pemakai (pengunjung) biasa.
Keamanan di sisi client biasanya berhubungan dengan masalah privacy dan
penyisipan virus atau trojan
good answer, please more understand for preparing exam
BalasHapusthanks
your score +2