Secara konkrit anda diminta
a. Menyusun dan
merencanakan seri kegiatan rekreasi yang berhubungan dengan entertainment,
shopping dan fasilitas lainnya.
b. Menuyusun dan
menawarkan seri kegiatan wisata di kedua kota tersebut yang menyangkut kegiatan
wisata alam dan budaya.
c. Aktifitas-aktifitas
lain yang dapat mengoptimalkan proses kegiatan peserta secara berkualitas.
JAKARTA FASCINATING
a. Menyusun dan merencanakan
seri kegiatan rekreasi yang berhubungan dengan entertaiment, shopping dan fasilitas
lainnya.
Seri Kegiatan Untuk Peserta di
Jakarta Sebanyak 140 orang (Entertainment, Shopping):
a)
Para peserta akan di ajak untuk berkunjung ke salah satu Mall terbesar di
Jakarta yaitu Grand Indonesia Jakarta Shopping Mall & Entertainment.
b)
Peserta dapat menikmati fasilitas serta berbelanja disana dengan
brand-brand ternama internasional berkelas sesuai dengan yang mereka inginkan.
Seperti Luis Vouiton, Hermes, Guess, Charles&Keith, dll.
c)
Para peserta juga dapat dapat menikmati kuliner yang ditawarkan di Grand
Indonesia Mall. Beragam kuliner tersebut seperti yang berbau western,
continental, cuisine ataupun yang berbau tradisional (masakan khas Indonesia).
d)
Grand Indonesia juga menyajikan hiburan unik dan berbeda dari Mall-Mall di
Jakarta lainnya yaitu The Dancing Fountain atau Air Mancur Menari. Dengan
permainan tata lampu yang menakjubkan dengan alunan musik yang indah.
e)
Semua kegiatan rekreasi dan shopping serta fasilitas yang lainnya dapat
ditemukan dan dirasakan oleh para peserta di Grand Indonesia Shopping mall
Jakarta dan Mall of Indonesia.


b. Menyusun dan Menawarkan Seri Kegiatan Wisata Di Kedua Kota Tersebut Yang Menyangkut Kegiatan Wisata Alam Dan Budaya:
Seri Kegiatan Untuk Peserta di
Jakarta Sebanyak 140 orang (Wisata Alam & Budaya):
a)
Para peserta akan mengunjungi Setu Babakan, Setu Babakan merupakan tempat
wisata Alam dan budaya yang menjadi salah satu daya tarik wisata.
b)
Wisata alamnya dapat dilihat bahwa setu babakan atau danau babakan yang
masih asri dan bebas dari hiruk pikuk bisingnya kota Jakarta.
c)
Wisata budayanya dapat dilihat dari terdapatnya rumah-rumah adat khas
Betawi suku asli kota Jakarta. Disana masih sangatlah kental nuansa akan
perkampungan Betawi dan para peserta dapat melihat bermacam-macam model unik
dan tradisional yang terdapat di Setu Babakan ini.
d)
Maka sangatlah tepat apabila setu babakan menjadi tempat wisata yang akan
dituju.

c. Aktivitas-Aktivitas Lain Yang Dapat Mengoptimalkan
Proses Kegiatan Peserta Secara Berkualitas.
a) Para peserta akan dibawa untuk
mengelilingi kota Jakarta atau City Tour secara singkat untuk lebih mengetahui
seluk beluk kota Jakarta itu sendiri.
b) Perjalanan akan dimulai dari
daerah Sudirman yaitu tempat mereka menginap, lalu menuju Kawasan Istana
Negara, lalu menuju Pasar Baru, setelah itu tujuan terakhir adalah
Kota Tua.
c) Mengawali perjalanan menuju
Kawasan Istana Negara dengan tujuan agar para peserta mengetahui salah satu
bangunan penting yang pernah menjadi saksi sejarah kejayaan bangsa Indonesia
setelah kemerdekaan.
lalu menuju Kawasan Pasar Baru
yang telah berdiri sejak tahun 1908 dan menjadi salah satu bangunan tua
peninggalan zaman penjajahan Belanda. Disekitar pasar baru juga terdapat Gedung
Kesenian Jakarta yang juga merupakan bangunan asli peninggalan sejarah dan
peserta diharapkan dapat melihat keunikan Jakarta dengan segala ceita serta
peninggalan arsitektur kunonya yang masih ada dan terawat.
Tujuan terakhit yaitu Kota
Tua, Kota Tua dipilih karena kawasan ini masih banyak meninggalkan
gedung-gedung khas arsitektur belanda. Kota Tua juga pernah menjadi pusat
pemerintahan Belanda pada masanya. Sehingga di kawasan ini banyak ditemukan
gedung-gedung bersejarah, seperti Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah), Museum
Wayang, Bahari,dll.
Di Kota Tua ini, para peserta
juga diajak untuk membeli souvenir khas kota jakarta, yaitu ada sebuah toko
souvenir yang bernama Jakarta Gallery. Disini terdapat pernak-pernik khas
jakarta berupa gantungan kunci, baju-baju yang dengan design gambar ikon-ikon
kota Jakarta, mini ondel-ondel, tas dan masih banyak yang lainnya.
Dengan memperhatikan
peserta yang berjumlah 140 orang maka diputusk
an untuk menggunakan
2 armada Big Bus yang berkapasitas 44 – 59 seat dan 1 armada Micro bus dengan
kapasitas 27 – 30 seat.
Obyek wisata yang
akan dikunjungi yaitu :
Monas

Obyek wisata ini
dipilih karena Monas merupakan landmark kota Jakarta. Obyek ini cocok untuk
semua usia dari 35 – 65 th. Monas atau Tugu Monas merupakan monumen peringatan
setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan
perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan
kolonial Hindia Belanda. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran
emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.
Museum Fatahillah


Tempat ini dipilih
karena untuk memperkenalkan sejarah Jakarta kepada para peserta yang berasal
dari luar negeri. Objek-objek yang dapat ditemui di museum ini antara lain
perjalanan sejarah Jakarta, replika peninggalan masa Tarumanegara dan
Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, mebel antik mulai dari abad
ke-17 sampai 19, yang merupakan perpaduan dari gaya Eropa, Republik Rakyat
Cina, dan Indonesia. Juga ada keramik, gerabah, dan batu prasasti.
Koleksi-koleksi ini terdapat di berbagai ruang, seperti Ruang Prasejarah
Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan
Agung, dan Ruang MH Thamrin. Terdapat juga berbagai koleksi tentang kebudayaan
Betawi, numismatik, dan becak. Bahkan kini juga diletakkan patung Dewa Hermes
(menurut mitologi Yunani, merupakan dewa keberuntungan dan perlindungan bagi
kaum pedagang) yang tadinya terletak di perempatan Harmoni dan meriam Si Jagur
yang dianggap mempunyai kekuatan magis. Selain itu, di Museum Fatahillah juga
terdapat bekas penjara bawah tanah yang dulu sempat digunakan pada zaman
penjajahan Belanda.
Museum Wayang


Museum Wayang
memamerkan berbagai jenis dan bentuk wayang dari seluruh Indonesia, baik yang
terbuat dari kayu dan kulit maupun bahan-bahan lain. Wayang-wayang dari luar
negeri ada juga di sini, misalnya dari Republik Rakyat Cina dan Kamboja. Hingga
kini Museum Wayang mengkoleksi lebih dari 4.000 buah wayang, terdiri atas
wayang kulit, wayang golek, wayang kardus, wayang rumput, wayang janur, topeng,
boneka, wayang beber dan gamelan. Umumnya boneka yang dikoleksi di museum ini
adalah boneka-boneka yang berasal dari Eropa meskipun ada juga yang berasal
dari beberapa negara non-Eropa seperti Thailand, Suriname, Tiongkok, Vietnam,
India dan Kolombia
Museum Bank
Indonesia

Tempat ini dipilih karena untuk mengenalkan sejarah uang dan perbankan di Indonesia. Hal ini tentunya sangat menarik bagi para peserta. Dengan menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasikal, dipadu dengan pengaruh lokal, dan dibangun pertama kali pada tahun 1828. Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, meliputi pula latar belakang dan dampak kebijakan Bank Indonesia bagi masyarakat sampai dengan tahun 2005. Penyajiannya dikemas sedemikian rupa dengan memanfaatkan teknologi modern dan multi media, seperti display elektronik, panel statik, televisi plasma, dan diorama sehingga menciptakan kenyamanan pengunjung dalam menikmati Museum Bank Indonesia. Selain itu terdapat pula fakta dan koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik yang ditampilkan juga secara menarik.
Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan suatu
kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur. Taman ini
merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek
kehidupan sehari-hari masyarakat 26 provinsi Indonesia (pada tahun 1975) yang
ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, seta menampilkan
aneka busana, tarian dan tradisi daerah. Disamping itu, di tengah-tengah TMII
terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di
tengahnya, kereta gantung, berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas dan
Teater Tanah Airku), berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai
salah satu kawasan wisata terkemuka di ibu kota Jakarta.
Kebun
Raya Bogor

Kebun Raya Bogor pada mulanya merupakan bagian dari
'samida' (hutan buatan atau taman buatan) yang paling tidak telah ada pada
pemerintahan Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi, 1474-1513) dari Kerajaan
Sunda, sebagaimana tertulis dalam prasasti Batutulis. Hutan buatan itu
ditujukan untuk keperluan menjaga kelestarian lingkungan sebagai tempat
memelihara benih benih kayu yang langka. Di samping samida itu dibuat pula
samida yang serupa di perbatasan Cianjur dengan Bogor (Hutan Ciung Wanara).
Hutan ini kemudian dibiarkan setelah Kerajaan Sunda takluk dari Kesultanan
Banten, hingga Gubernur Jenderal van der Capellen membangun rumah
peristirahatan di salah satu sudutnya pada pertengahan abad ke-18. Pada awal
1800-an Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles, yang mendiami Istana Bogor
dan memiliki minat besar dalam botani, tertarik mengembangkan halaman Istana
Bogor menjadi sebuah kebun yang cantik. Dengan bantuan para ahli botani, W.
Kent, yang ikut membangun Kew GardenLondon, Raffles menyulap halaman istana
menjadi taman bergaya Inggris klasik. Inilah awal mula Kebun Raya Bogor dala di
m bentuknya sekarang.
YOGYAKARTA FASCINATING
a. Menyusun dan merencanakan seri kegiatan rekreasi
yang berhubungan dengan entertaiment, shopping dan fasilitas lainnya.
Seri Kegiatan Untuk Peserta di
Yogyakarta Sebanyak 70 orang (Entertainment, Shopping):
a) Para peserta akan berkunjung
ke Malioboro sebagai daerah yang terkenal sebagai pasar terbesar di Yogyakarta
yang menjual berbagai macam pernak-pernik khas Yogyakarta Yang bermotifkan
Batik Yogyakarta.
b) Para peserta diijinkan utnuk
berbelanja pakaian, serta pernak pernik lainnya yang dijual di pasar Malioboro.
c) Setelah berbelanja, para
peserta juga bisa menikmati fasilitas transportasi tradisional yang terdapat di
kawasan Malioboro yaitu Andong (Kereta Kuda yang tradisional ala suku Jawa).
d) Dengan menaiki Andong ini di
ajak untuk mengelilingi kawasan Malioboro dan sekitarnya.

b. Menyusun dan Menawarkan Seri Kegiatan Wisata Di
Kedua Kota Tersebut Yang Menyangkut Kegiatan Wisata Alam Dan Budaya:
Seri Kegiatan Untuk Peserta di
Yogyakarta Sebanyak 70 orang (Wisata Alam & Budaya):
a) Para peserta akan di ajak
berkunjung ke Candi Borobudur sebagai wisata budaya dan alamnya. Selain
Borobudur merupakan Candi peninggalan bangsa Syailendra sebelum negara
Indonesia terbentuk, Candi Borobudur juga menjadi salah satu 7 keajaiban dunia
yang masih bertahan sampai sekarang.
b) Borobudur juga dapat menjadi
wisata alam karena Borobudur terletak di dataran tinggi yang masih asri dengan
penghijauan serta jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Cuacanya yang begitu sejuk
dapat menjadikan borobudur sebagai tempat wisata alam untuk relaksasi karena
struktur tanahnya yang masih hijau, udara yang sejuk dan segar.
c. Aktivitas-Aktivitas Lain Yang Dapat Mengoptimalkan
Proses Kegiatan Peserta Secara Berkualitas.
a)
Para peserta akan di ajak mengunjungi Keraton Kesultanan Yogyakarta yang
merupakan kerajaan sekaligus pemerintahan bagi kota Yogyakarta.
b)
Di keraton yogyakarta ini, para peserta dapat mengetahui sejarah dan budaya
yang masih dipegang teguh oleh kota yogyakarta sejak nenek moyang dulu hingga
sekarang. Ibarat seperti kerajaan inggris yang masih bertahan sampai sekarang
juga.
c)
Bahwa di kota yogyakarta masih tersimpan rapih suatu konsep pemerintahan
dengan memakai aturan kerajaan.
Kraton
Kraton Yogyakarta adalah obyek utama di Kota Yogyakarta. Bangunan Bersejarah yang merupakan istana dan tempat tinggal dari Sultan Hamengku Buwana dan keluarganya ini berdiri sejak tahun 1756. Kraton Yogyakarta dengan segala adat istiadat dan budayanya menjadi ruh kehidupan masyarakat Yogyakarta. Kraton Yogyakarta juga menjadi obyek wisata utama di Kota Yogyakarta baik dari sisi peninggalan bangunannya maupun adat istiadat yang ada di dalamnya. Di Kraton Yogyakarta di samping dapat dinikmati keindahan masa lalu melalui arsitektur bangunannya, dapat juga dinikmati kesenian tradisional yang disajikan setiap harinya di Bangsal Manganti. Saat ini Kraton Yogyakarta ditempati oleh keluarga Sultan Hamengku Buwana X yang menjadi raja sekaligus gubernur di Yogyakarta.
Taman
Sari
Taman sari terletak disebelah barat kawasan kraton masih dalam ruang lingkup benteng istana. nama Taman sari ada yang mengartikan sebagai sebuah taman yang sangat indah dan mempesona. Tamansari merupakan istana air yang pada masanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, pesanggrahan dan benteng pertahanan bagi Sultan Istri Sulatan dan segenap keluarga Keraton Yogyakarta. hal ini tampak dari adanya segaran yang lengkap dengan perahunya, lorong-lorong bawah tanah, kolam pemandian dan tempat ganti pakaian, kolam latihan berenang, ruang untuk menari, dapur dan sebagainya.
Pantai
Parangtritis
Pantai Parangtritis merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan wisata utama di Yogyakarta. Pantai yang terkenal dengan sebutan Pantai Selatan menyimpan sejuta pesona baik pandangan alamnya maupun legendanya, terletak di Kabupaten Bantul. Legenda Nyai Roro Kidul sangat kuat melekat di hati mastarakat Jawa, baik sebagai penguasa pantai selatan maupun sebagai suami raja-raja Jawa. Pantai Parangtritis saat ini menjadi salah satu tujuan wisata utama selain Kraton dan Kaliurang.
Kaliurang
Kaliurang merupakan sebuah tempat wisata yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kaliurang berada pada ketinggian ±878 m dpl mengambil tempat di selatan Gunung Merapi atau sekitar 25 km dari Kota Yogyakarta. Udaranya yang sejuk, antara 20°-25°C, cocok sebagai tempat untuk beristirahat. Terdapat beberapa tempat wisata seperti Tlogo Putrid an Gardu Pandang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar