Senin, 17 Oktober 2011

TUGAS III

Keputusan dapat diklasifikasikan menjadi 2 bagian yaitu keputusan tidak terstruktur dan keputusan terstruktur. Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang klasifikasi struktur keputusan :

· Keputusan Tidak Terstruktur (unstructured decision) adalah keputusan yang pengambilan keputusannya harus memberikan penilaian, evaluasi, dan pengertian untuk setiap pemecahan masalahnya. Setiap keputusan ini adalah baru, penting, dan tidak rutin serta tidak ada pengertian yang dipahami benar atau prosedur yang disetujui bersama dalam pengambilannya. Pertama kenapa tingkatan atas lebih suka yang tidak berstruktur, karena setiap seorang manager menjalani suatu tujuan perusahaan, tidak selamanya tujuan berjalan mulus, semua dikondisikan, entah itu jika ada kejadian yang sangat mengancam sebuah perusahaan, disini peran manager harus bisa mengambil tindakan secara mendadak dan tanpa diperkirakan sebelumnya, oleh karna itulah manager lebih banyak mengunakan atau berhubungan dengan keputusan tidak berstruktur.

·  Keputusan Terstruktur (structured decision) adalah keputusan yang pengambilan keputusan yang sifatnya berulang dan rutin, serta melibatkan prosedur yang jelas dalam setiap pengambilan keputusannya sehingga tidak perlu diperlakukan seakan-akan masih baru. Kedua, berbanding terbalik dengan seorang manager, seorang bawahan memang lebih saling berhubungan dengan keputusan berstruktur. Karena dengan itu mereka merasa aman dalam bekerja, apalagi kertika keputusan itu berhubungan dengan gaji atau tunjangan. Karyawan pun lebih suka informasi yang pasti dan tidak dapat berubah-ubah.



  • TOP MANAGEMENT
 yaitu yang bertugas membuat perencanaan dan kegiatan perusahaan secara umum,dan mengarahkan berjalannya perusahaan. top manajement juga bertugas mengambil keputusan-keputasan manajemen dari seluruh organisasi yang berjalan diperusahaan tersebut.
  • MIDDLE MANAGEMENT
yaitu bertanggung jawab melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya suatu tujuan yang sudah dikonsep sehingga apa yang direncanakan akan berjalan lancar.

  • LOW MANAGEMENT
 yaitu tingkat manajement paling bawah yang tugasnya mengawasi dan melaksankan kegiatan yang dilakukan oleh karyawan. dan memberikan intruksi-intruksi apabila ada perubahan. low manajement biasa juga disebut dengan manajer area ,manajer shift, manajer kantor.  

Sistem pendukung keputusan adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System) yaitu sistem yang fungsi utamanya adalah menangani masalah - masalah terstruktur, serta membantu dalam menganalisis masalah yang tidak terstruktur. Sistem Pendukung Keputusan (DSS) menggunakan beberapa jenis model dalam menunjukan analisis. Kemampuan analisis DSS tersebut didasarkan pada teori atau model yang kuat, digabungkan dengan suatu antar muka pengguna yang baik yang  membuat sistem tersebut mudah digunakan.


1 komentar:

  1. good answer. please read more. for preparing exam


    thanks

    your score +2

    BalasHapus